Tuesday, February 7, 2012

DAFTAR PERINGKAT BABAK PENYISIHAN MSC ITS WILAYAH TUBAN,BOJONEGORO,DAN LAMONGAN

AJANG LOMBA BERGENGSI ANTAR SMK Se Jawa Bali Kembali di Gelar ITS Surabaya "Mechanic Skill Competition" 2012 telah melewati babak Penyisian dimasing-masing Wilayah Karasidenan Persaingan Sangat Ketat pada masing-masing wilayah apalagi di karasidenan Bojonegoro,Lamongan dan Tuban Terbukti dari banyaknya peserta baik dari SMK Negeri maupun Swasta yang mendaftar Memang ini adalah salah satu unjuk siswa dalam Berkompetisi,,,,Penyelenggaraan cukup Profesional sehingga banyak SMK yang tertarik untuk mengikuti disamping itu Mungkin ingin hadiah nya yg Total Puluhan Juta dan Masuk ITS tanpa Tes,,,,,hemmmmmmmmmmmm BERIKUT LIST 10 Besar dari 153 peserta dalam BABAK PENYISIHAN Wialayah Tuban,Bojonegoro dan Lamongan yg diberikan Panitia Kemarin setelah Lomba Usai 1. M Hariono SMK Sunan Drajat LMG 2. Bayu Eko s SMKN 1 BAURENO 3. Riyadi Heri P SMK Negeri 1 Tuban 4. Zenni Mukhamad Sodik SMK M 5 Babat 5. Ach Fahim SMK PGRI 1 LMG 6. Ach Shokib SMK PGRI Sukodadi 7. M Gufron R SMK Negeri 1 Tuban 8. Abd Rohman SMK M 5 Babat 9. Findi Rahardian SMKN Kalitengah 10. SMK Negeri 2 Bojonegoro .. .. .. .. 153. Andik Cahyono SMK Wahid Hayim Glagah Terimakasih buat LBBM ITS surabaya yang membuat kompetisi MSC yg berkualitas sehingga anak didik kami terukur kemampuannya dan kami bisa memperbaiki pembelajaran dimasa yang akan datang

Tuesday, November 29, 2011

Perawatan Berkala

Tujuan Perawatan Berkala Sebuah kendaraan dikonstruksikan dari sejumlah besar part, yang dapat aus, melemah atau berkarat sehingga menurunkan performa, tergantung pada kondisi atau jangka waktu penggunaan. Oleh karena itu, part-part tersebut memerlukan perawatan berkala, kemudian penyetelan atau penggantian guna memelihara performanya. Dengan melaksanakan perawatan berkala, hal-hal berikut dapat dicapai, sehingga meningkatkan kepercayaan dan ketenangan pelanggan: 1. Masalah yang lebih besar dengan kendaraan yang mungkin muncul di kemudian hari dapat dihindari. 2. Kendaraan dapat dipelihara dalam kondisi yang sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. 3. Kendaraan menjadi lebih awet. 4. Pelanggan dapat menikmati pengendaraan yang ekonomis dan aman. Tujuan Perawatan Berkala (1/3) (2/3) Jadual Perawatan • Item-item perawatan berkala dan interval service ditulis pada tabel jadual di buku Pedoman Pemilik, Pedoman Pemilik Tambahan atau Warranty Booklet, dll. • Jadual perawatan dirangkum berdasarkan faktor-faktor ini: model, umur, negara tempat digunakan, atau bagaimana menggunakan (kondisi) kendaraan. T, R, I, A, L mewakili simbol-simbol pekerjaan perawatan. T=Kencangkan ke momen spesifikasi R=Ganti I=Periksa atau ganti bila perlu A=Periksa dan/atau setel bila perlu L=Lumasi
Interval service Interval service ditentukan berdasarkan jarak tempuh dan jangka waktu yang telah dilampaui sejak service sebelumnya. Sebagai contoh, bila jadual perawatan untuk part tertentu adalah 40,000 km atau 24 bulan, maka perawatan jatuh pada salah satu kondisi di atas. Oleh karena itu, kendaraan perlu di service setelah : Berkedara 40,000 km/12 bln. ( ) setelah service sebelumnya atau pengendaraan 5,000km/24 bulan ( ) setelah service sebelumnya. Bila kendaraan digunakan pada kondisi berikut ini, maka perlu dilakukan perawatan yang lebih sering: 1. Kondisi Jalan Jalan yang kasar atau sangat berlumpur, jalan dimana salju meleleh, jalan yang sangat berdebu. 2. Kondisi Pengendaraan (1) Kendaraan digunakan untuk menarik gandengan, atau menarik kendaraan kemah. (2) Kendaraan yang digunakan untuk jarak pendek 8 km secara berulang-ulang pada temperatur dibawah titik beku. (3) Kendaraan patroli polisi, taxi atau kendaraan pengantar dari rumah ke rumah, yang dibiarkan idling selama jangka waktu lama atau yang menempuh jarak tambahan pada kecepatan rendah. (4) Kendaraan yang dikendarai lebih dari 2 jam pada kecepatan tinggi (80% kecepatan menggunakan kecepatan maksimum kendaraan) Kendaraan yang dikendarai pada jalan kasar Kendaraan yang dikendarai pada kecepatan tinggi Kendaraan kemah

Sunday, November 27, 2011

NILAI UTS MAHASISWA

Nilai Matkul: Proses Produksi 1 1.SUPARMAN (Nilai :A-) 2.HAMAM MUFTI (Nilai : A-) 3.KURNIAWAN BUDI L (Nilai : B) 4. NYAMANI (Nilai : B) 5. NURMANTO (Nilai : E) Nilai Matkul: Metalurgi Fisik 1.SUPARMAN (Nilai :A) 2.HAMAM MUFTI (Nilai : A) 3.KURNIAWAN BUDI L (Nilai : E) 4. NYAMANI (Nilai : E) 5. NURMANTO (Nilai : E)

Wednesday, January 26, 2011

LKS SMK Se Jatim 2011 di Malang



LKS Malang Tanggal 7 Maret 2011
PREPARE
Automotive Skill

Wednesday, January 19, 2011

ENGINE STAND OTOMOTIF

MENERIMA PEMESANAN ENGINE STAND OTOMOTIF
DAN ALAT PERAGA KBM OTOMOTIF

1. EMS (ENGINE MANAGEMEN SYSTEM)
2. Engine Stand Mesin EFI
3. Engine Stand Mesin VVT-i
4. Cutting Engine
5. Cutting Axel
6. Cutting Transmisi matic
7. Trainer Motor
8. Trainer Elektrikal
9. Rundamental Elktrikal Otomotif
10. DEFERENTIAL/GARDAN STAND
11. DISC BRAKE/DRUM BRAKE STAND
12. CONVERTER STAND
13. STATER SYSTEM TRAINER
DLL
HARGA NEGO DAN BERSAING
CALL 08563455573

Thursday, April 29, 2010

rtikel-Artikel otomotif

Tujuan Perawatan Berkala
Sebuah kendaraan dikonstruksikan dari sejumlah besar part,
yang dapat aus, melemah atau berkarat sehingga menurunkan
performa, tergantung pada kondisi atau jangka waktu penggunaan.
Oleh karena itu, part-part tersebut memerlukan perawatan
berkala, kemudian penyetelan atau penggantian
guna memelihara performanya.
Dengan melaksanakan perawatan berkala, hal-hal berikut
dapat dicapai, sehingga meningkatkan kepercayaan dan
ketenangan pelanggan:
1. Masalah yang lebih besar dengan kendaraan yang mungkin
muncul di kemudian hari dapat dihindari.
2. Kendaraan dapat dipelihara dalam kondisi yang sesuai
dengan peraturan hukum yang berlaku.
3. Kendaraan menjadi lebih awet.
4. Pelanggan dapat menikmati pengendaraan yang
ekonomis dan aman.
Tujuan Perawatan Berkala
(1/3)
(2/3)
Jadual Perawatan
• Item-item perawatan berkala dan interval service ditulis
pada tabel jadual di buku Pedoman Pemilik, Pedoman
Pemilik Tambahan atau Warranty Booklet, dll.
• Jadual perawatan dirangkum berdasarkan faktor-faktor
ini: model, umur, negara tempat digunakan, atau bagaimana
menggunakan (kondisi) kendaraan.
T, R, I, A, L mewakili simbol-simbol pekerjaan perawatan.
T=Kencangkan ke momen spesifikasi
R=Ganti
I=Periksa atau ganti bila perlu
A=Periksa dan/atau setel bila perlu
L=Lumasi
Interval service
Interval service ditentukan berdasarkan jarak tempuh dan
jangka waktu yang telah dilampaui sejak service sebelumnya.
Sebagai contoh, bila jadual perawatan untuk part tertentu
adalah 40,000 km atau 24 bulan, maka perawatan jatuh
pada salah satu kondisi di atas. Oleh karena itu, kendaraan
perlu di service setelah :
Berkedara 40,000 km/12 bln. ( ) setelah service sebelumnya
atau pengendaraan 5,000km/24 bulan ( ) setelah service
sebelumnya.
Bila kendaraan digunakan pada kondisi berikut ini, maka
perlu dilakukan perawatan yang lebih sering:
1. Kondisi Jalan
Jalan yang kasar atau sangat berlumpur, jalan dimana
salju meleleh, jalan yang sangat berdebu.
2. Kondisi Pengendaraan
(1) Kendaraan digunakan untuk menarik gandengan, atau
menarik kendaraan kemah.
(2) Kendaraan yang digunakan untuk jarak pendek 8 km secara
berulang-ulang pada temperatur dibawah titik beku.
(3) Kendaraan patroli polisi, taxi atau kendaraan pengantar
dari rumah ke rumah, yang dibiarkan idling selama jangka
waktu lama atau yang menempuh jarak tambahan pada
kecepatan rendah.
(4) Kendaraan yang dikendarai lebih dari 2 jam pada kecepatan
tinggi (80% kecepatan menggunakan kecepatan maksimum
kendaraan)
Kendaraan yang dikendarai pada jalan kasar
Kendaraan yang dikendarai pada kecepatan tinggi
Kendaraan kemah